Kamis, 25 Maret 2010

Hal-Hal Yang Membatalkan Islam

Berikut ini adalah beberapa perkara yang berbahaya yang bisa membatalkan keislaman seseorang yang melakukan perkara-perkara tersebut atau salah satunya, di antaranya:

1. Melakukan perbuatan syirik dalam beribadah kepada Allah, berdasarkan firman Allah: “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan mengampuni selain dosa syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (An-Nisa: 48)

2. Siapa saja menjadikan perantara antara dirinya dan Allah dengan berdo’a kepada perantara itu, atau meminta syafaat, atau bertakwil kepadanya, maka dia kafir sesuai dengan ijma’ ulama.


3. Siapa saja tidak mengkafirkan orang musyrik, atau ragu akan kekafiran mereka, atau membenarkan ajaran mereka, maka dia kafir.

4. Siapa saja meyakini bahwa petunjuk (ajaran agama) selain petunjuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih lengkap dari pada petunjuk beliau, atau hukum selain hukum beliau lebih baik daripada hukum beliau, maka dia kafir.

5. Siapa saja membenci sesuatu yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam walaupun dikerjakannya, maka dia kafir; berdasarkan firman Allah: “Yang demikian itu adalah karena mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (al-Qur’an) lalu Allah menghapus (pahala-pahala) amal-amal mereka.” (Muhammad: 9)

6. Siapa saja mengolok-olok sesuatu dari agama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, atau pahalanya, atau siksanya, maka sungguh dia telah kafir sesuai dengan ijma’ para ulama; karena Allah berfirman: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya, Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu meminta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (At-Taubah 65-66)

7. Sihir, siapa saja melakukannya atau meridhainya, maka dia kafir, karena Allah berfirman: “Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, ‘Sesungguhnya kamu hanya cobaan (bagimu). Sebab itu, janganlah kamu kafir’. “ (Al-Baqarah: 102)

8. Membantu atau menolong orang musyrik melawan kaum muslimin, berdasarkan firman Allah: “Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.” (Al-Maidah: 51)

9. Siapa saja meyakini bahwa sebagian orang diberi keleluasaan untuk keluar dari ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, maka dia kafir; karena Allah berfirman: “Siapa saja mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (Ali Imran: 85)

10. Berpaling dari agama Allah, tidak mau mempelajarinya dan tidak juga mengamalkannya; karena Allah berfirman: “Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Rabbnya, kemudian ia berpaling dari padanya, sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.” (As-Sajdah: 22)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar